Tampilkan postingan dengan label Serba Serbi Iwan Fals. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba Serbi Iwan Fals. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Maret 2012

IWAN FALS : ... CINTAILAH MASJID DAN QUR'AN, SEMUA PERSOALAN DISANA JAWABANNYA ...



Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... SUBANG (voa-islam.com) – Musisi dan penyanyi Iwan Fals mengajak penggemarnya yang tergabung di Orang Indonesia (OI) untuk mencintai masjid dan Al-Qur’an. Di masjid bisa mengadu kepada Allah, di dalam Al-Qur’an ada jawaban atas semua persoalan hidup.

“Masjid adalah tempat kita mengadu kepada Allah,” kata Iwan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Sukamelang Subang Jawa Barat, Ahad petang (3/4/2011), dalam rangkaian tur ke 99 pesantren bersama kelompok Ki Kanjeng Ganjur pimpinan Al-Zastrow.

Suatu ketika, para pentolan OI bercerita kepadanya bahwa selama ini banyak orang bertanya tentang apa saja kepadanya, bisa dijawab dan mendapatkan solusi terbaik. “Nah, giliran dia punya masalah bingung harus bertanya pada siapa,” ujar Iwan.

Maka, ketika persoalan tersebut disampaikan kepada Iwan, dengan spontan dia menjawabnya, “Datanglah ke masjid. Sebab, di sana kita bisa mengadu kepada Allah.”

….Datanglah ke masjid. Sebab, di sana kita bisa mengadu kepada Allah….

Sejak peristiwa itu, kata Iwan, di sejumlah daerah yang ada pesantren yang menjadi sasaran kunjungannya, massa OI selalu bersama-sama membersihkan dan shalat di masjid.

Merindukan Al Qur’an ....

Pencipta dan pelantun Oemar Bakri, Bento dan Bongkar ini juga mengaku sangat merindukan Al-Qur’an untuk mengisi hari-hari hidupnya ke depan. “Sebab semua persoalan hidup, jawabannya ada di dalam Qur’an,” kata Iwan.

Ia mengaku tersadar tentang kehebatan Qur’an ketika menyaksikan seorang qoriah pesantren Miftahul Ulum usai mengajinya lalu membawanya dengan cara memeluknya. “Dalam benak saya lalu berkata, (Qur’an dipeluk) pasti ada apa-apanya,” ujar Iwan.

Dia lalu bertanya pada Al-Zastrow, sahabat karibnya yang faham tentang Islam. “Kata dia (Al-Zastrow), karena Qur’an bisa menjawab semua persoalan hidup.”

….Al-Qur’an bisa menjawab semua persoalan hidup, sebab semua persoalan hidup jawabannya ada di dalam Qur’an….

Maka, ayah Galang Rambu Anarki itu memutuskan untuk membuka-buka sekaligus membaca dan memahami serta melaksanakan titah ayat-ayat yang terkandung di dalam Qur’an itu. “Selama ini saya senang baca buku, tapi, nggak ada yang bisa menjawab sekaligus memecahkan berbagai macam persoalan yang dihadapi,” tutur Iwan.

Iwan mengungkapkan tentang sejumlah surat dalam Qur’an yang menerangkan tentang kehidupan. “Misalnya, surat Al-Ashri tentang menghargai waktu dan Al-Ma’un tentang kasih sayang kepada sesama,” ujarnya.

Diam-diam, pesohor lagu-lagu balada yang pernah menjadi juara lomba azan sewaktu di SD itu mulai lancar berbicara bahasa dakwah dan menyitir ayat-ayat Qur’an, maka, Al-Zastrow pun kemudian tak pelak memanggil Iwan dengan sebutan Kiai Haji Iwan Fals. Hadirin pun menyambutnya dengan tepukan tangan. [taz/tin/ VOA ISLAM]

Selasa, 01 Maret 2011

Biography of Iwan Fals


Iwan Fals, born Virgiawan Listanto on 3 September 1961 in Jakarta, is a charismatic Indonesia singer/songwriter and remembered as Indonesia's the most dangerous singer on the '80s and '90s.

He was popular for his gritty-witty ballads accentuated on life of Indonesia's marginalized groups or political satire on the trouble Indonesian sosial/political scene under Soeharto His socially aware hit-songs including "Oemar Bakri" tells about teacher, "Lonteku" is a love story between a criminal an prostitute, and "Wakil Rakyat" is about members of parliament.

After Reformasi movement on 1997 wich leads to democration he was a kind of losing the edge for political satire, but his mature musical experience keeps him on Indonesian pop chart with inward-looking songs about personal relationships.

He's still playing music until now and have issued several hits album and collaborated with other single.

Pertemuan Iwan Fals dengan Yos



Iwan Fals lahir di Jakarta tanggal 3 September 1961 dengan nama Virgiawan Listanto dari pasangan Lies (Ibu) dan Haryoso (Ayah).

Musik adalah hidupnya Iwan Fals lewat musik juga Iwan bertemu dengan Rosana (Yos), pertemuan Iwan dengan Yos dimulai ketika Iwan mengikuti Pestival musik yang di adakan Mahasiswa IKJ yang pada waktu itu Iwan tampil sebagai peserta dan Yos sebagai Panitia.

Pada waktu itu Iwan masih duduk di bangku SMA tapi tak menjadi halangan menurutnya cinta tak mengenal usia dan Iwan pun berpacaran dengan Yos sampai 3 tahun lamanya. semasa pacaran Yos sempat kepincut pria lain tapi tak menyurutkan Iwan untuk tetap maju dan akhirnya Iwan nekat melamar Yos.

Yos merupakan cinta pertama buat Iwan karena dia tidak mengenal gadis lain selain Yos, Iwan merasa terhormat ketika melamar Yos yang pada waktu itu dia masih berprofesi sebagai pengamen, tapi mungkin karena jodoh Yos menerima Iwan yang pada waktu itu Yos masih mempunyai pacar.

Kata yang selalu Iwan katakan kepada Yos " Sekarang Saya Menyayangi Kamu, besok Enggak Tahu" dan ternyata besok itu sampai sekarang..........

Senin, 21 Februari 2011

Iwan Fals Yang Selalu Menangis Saat Adzan (bag 2)- Majalah Editor 1990

Ini adalah lanjutan dari post sebelumnya (Potret Kegelisahan Iwan Fals). Masih di scan dari majalah yang sama, Editor terbitan 28 April 1990. Pada bagian ini Ibu Iwan Fals bercerita mengenai anaknya. Tentang keberanian Iwan Fals di masa kecil, perasaan kaget setelah tahu anaknya mengamen, perasaan bangga setelah Iwan Fals terkenal dan sebagainya. Dilengkapi foto-foto ekslusif Iwan Fals saat kecil.


Ibu Lies: "Saya nggak percaya. Sebab setiap orang itu ceritanya Iwan, Iwan dan Iwan. Saya bilang pada mereka, saya ini nggak punya anak yang namanya Iwan. Lha, dia 'kan namanya Tanto...?"

Silahkan klik gambar untuk memperbesar, dan selamat membaca.




Terima kasih kepada dOel yang telah berbagi koleksi istimewanya kepada iwanfalsmania.blogspot.com
 Terima kasih kepada dOel yang telah berbagi koleksi istimewanya dan kepada iwanfalsmania.blogspot.com

Potret Kegelisahan Iwan Fals (bag 1) - Majalah Editor 1990

Satu lagi artikel tentang Iwan Fals yang di-scan dari majalah Editor terbitan 28 April 1990. Disini Iwan Fals tampil sebagai cover dan setengah isi majalahnya didominasi tulisan tentang Iwan Fals.

Artikel yang bercerita mengenai kesuksesan Iwan Fals bersama SWAMI, pendapat orang tentang Iwan Fals dan banyak lagi.

Dokumentasi digital dari majalah ini kami bagi menjadi dua bagian post.

Iwan Fals : "Gitarku lebih keras dari TANK, dan lebih lembut dari SUTERA yang terhalus sekalipun...!"

Klik gambar untuk memperbesar, dan selamat membaca...






koleksi istimewa dari jamesdOel for iwanfalsmania.blogspot.com
Terima kasih buat jamesdOel and iwanfalsmania.blogspot.com

Berlanjut ke bagian 2 (habis). Iwan Fals Yang Selalu Menangis Saat Adzan

Minggu, 20 Februari 2011

Doa Seorang Iwan Fals

(Diucapkan Iwan Fals saat menyanyikan lagu ‘Hadapi Saja’ pada live concert di TVRI tahun 1999 menjelang hari raya Idul Fitri. Lagu ‘Hadapi Saja’ dibuat Iwan Fals untuk mengenang kematian anaknya ‘Galang Rambu Anarki’)


Terima kasih Tuhan
Atas segala yang Kau berikan
Malam ini Kamu cairkan semuanya
Segala kesedihan jadi air mata yang tak menetes

Kami yakin dibalik semuanya ini
Pasti ada kebaikan yang belum kami mengerti

Terima kasih Tuhan
Segala puji untuk-Mu
Engkaulah yang pantas dipuji

Terima kasih Tuhan
Semoga Kau ampuni dosa-dosa kami
Semoga esok hari kami menjadi ‘fitri’ kembali

Lowongan Pekerjaan

Pengikut

  © Blogger templates Romantico by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP